FPS

10.10.10

Posted in Film by FITRIA PERMATA SURI on October 12, 2010

aku ingin buat film dokumenter !

Ya, tiba-tiba saja itu tercetus dalam benakku ! Sepasang suami istri bergegas menuju mobil, lalu sang suami berkata “sabar ya ma, sabar… Papa akan antarkan mama segera sampai rumah sakit”
Istri menjawab : “aargg::…hosh..hosh..paaa..”
Suami : “sabar y ma..ok, tas sudah masuk bagasi..wait..apalagi ?”
Istri : “paaa..jgn lupa HANDYCAM !”
Suami : “oia ia ia ia….harus diabadikan moment kita ini…”

Banyak moment yang pastinya ingin kita abadikan bukan ? Ada yang mendokumentasikan kelahiran buah hatinya dengan berharap suatu saat kelak si anak sudah besar juga tahu betapa besar pengorbanan sang Ibu saat melahirkannya ke dunia. Tidak, saya tidak mengatakan bahwa saya akan mendokumentasikan proses kelahiran si jabang bayi saya yang belum tertanam benihnya bahkan.. Tapi saya bercita-cita akan mendokumentasikan saat-saat saya ‘akhirnya’ memutuskan mengakhiri masa jalang saya – red.masa lajang. Tahukah kamu ? Bahwa itu sama pentingnya dengan mendokumentasikan trip-trip kalian keluar kota atau bahkan keluar negeri ? Tahukah kalian ? Bahwa itu sama dengan kita juga bangga akhirnya kita dipilih seseorang untuk menghabiskan sisa waktu berdua dengan si Terkasih… Yeah, I’m the one ! Itu sama pentingnya juga sebagai alat pengingat moment penting dalam kehidupan saya, kan lucu kan kalau misalnya di saat sedang jenuh-jenuhnya hubungan tinggal putar ulang video-video kenangan indah kami.. Refresh our mind about memories..

First thing that he should know is :

I will take back the scene where he has spoken to my father that “he and his parent will come home on a definite date to proposed me ! (Catet. Dia bicara sama Ayah saya, bukan dengan surat lamaran yang minta acc ayah saya, bukan!)
Adegan itu dimana Ayah saya berkata :
“Kamu sudah mantap ? Untuk lebih memantapkan lagi hatimu, sholat istikarah lah, minta diberikan kemantapan hati”
Dan si dia berkata : “InsyaAllah, saya Yakin!” Sambil membatin ‘kalau tidak yakin mana mungkin aku nekat kesini bicara sama Bapak, ya to ?’

2nd scene :
“Kok kamu terlihat biasa saja sayang.. Sepertinya kamu tidak merasakan sesuatu yang bahagia di hari ini, tanggal 10 bulan 10 dua ribu sepuluh…”

“Iya ya, kok bisa pas dengan tanggal bagus ini, padahal kita tidak merencanakan harus tanggal ini.. Tapi masa iya aku biasa saja.. Mungkin karena aku ingin menyimpan rasa ini hingga tanggal pasti kamu dan keluargamu datang kerumahku” jawabku
Bisa-bisanya aku menjawab sesempurna itu..padahal hati, otak, pikiran sudah bercampur aduk rasanya hingga hanya bisa menampilkan sosokku yg flat, no expression.. Aku hanya terus berfikir ‘is it true..is it real?’ It’s just so wonderful to be in real.. Langkahku telah setengah lebih maju untuk menatap masa depan dengannya.

Can I flashback for a moment ? why do I keep making so dramatize something that should be granted, because I have a lil story.. This is it

“Aku akan menikahimu”
Air mataku mengalir………… “Kok aku nangis ya ?…”
“Loh kamu kok malah nangis, kenapa? Cerita donk sayang”
“Aku ga tau kenapa..I just do not think this will really happen to us.. I cry because I’m afraid .. I’m afraid to lose you. ok I’m honest, not only you who may have told me that will marry me .. but after that, they go and disappear when I’ve convinced him.. Tahukah kamu bahwa itu saat yang paling buruk ? Aku merasa jatuh dan terhempas.. Aku ga se’tough’ yang kamu kira.. Aku Fitria yang telah berkali-kali tercabik-cabik hatinya, dan menyembuhkan luka tersebut sendiri..sampai saat inipun ternyata aku masih menangis”
Dia memeluk erat dan berkata “Kamu harus yakinkan diriku tidak sama dengan mereka”
“Aku yakin…yakin itu..” Sambil melepaskan pelukannya dan mengambil tissue segera, tersadar bahwa tangisanku membuat bajunya basah seketika..

3rd scene :
Location : Toko Emas sepanjang Jl Hasanuddin, why ? Karena kita memasuki toko emas tersebut satu persatu..well ga semuanya sih hanya 3 toko recomended yang kami datangi… Setelah kita kesusahan cari parkir akhirnya dapat satu lot parking diseberang Bank, agak menguras energi dikit karena harus jalan kaki melewati jembatan sungai badung, persis kita berdua jadi pusat perhatian di jalan yang hanya satu arah itu (‘do you know that Hasanuddin street can be the most romantic street in the world -for this time- saya bergandengan tangan dengannya sambil membayangkan saya ambil take foto prewed di jembatan tua dgn background masjid tua persis diseberang toko emas ini , jawabnya : “NGACO KAMU!!”)

Di toko emas pertama : “humm kok ga bagus ya yank, shining tapi ga gress..”Komentarku.
“Kamu yakin cari cincin emas kuning polos saja ga pakai batu, atau bentuk lainnya ?”
“Yakin….. ! 100% yakin, aku sudah cerita kan ke kamu tentang filosofi cincin kawin yang diceritakan teman berusia 22th sekaligus mc wedding dimana-mana itu, shantie”
“Katanya kalau cincin kawin ada hiasan / batu nya ibaratnya nanti akan ada saja yang menghalangi, atau masalah berat pada perkawinan” (yeah well, walaupun dimana-mana menjalin suatu hubungan pasti akan ada proses.. Masalah pasti ada.. Tapi namanya sugesti, insyaAllah kita ikutin saja kenapa tidak, lagipula yang polos pasti lebih awet kan?”
Dan dia mengangguk tanda setuju..

Toko emas kedua : no..no no..tidak ada yang sreg dihati…
Hingga akhirnya sampai juga di toko ketiga, toko terakhir kami menemukan apa yang kami cari yang sepertinya memang hampir terskenario bahwa kami memang seharusnya berada di toko ini, toko ini adalah toko rekomendasi Ibu saya, dan Ibunya (calon mertua saya) entah kenapa mereka sama menyebutkan nama toko yang satu ini untuk kami kunjungi… Kami ukir nama kami berdua… Dan kami simpan dalam kotak cincin warna merah..semerah hati kami berdua yang terikat satu sama lain…

4th scene :
Location : Masjid Agung Sudirman
Kami punya cita-cita akan buat “Wedding ceremony” itu disini.. Baru ingin..masih belum pasti, sebelumnya kami sholat sembah sujud syukur kepada Gusti Allah Maha Pencipta memohon ridho nya, semoga kami dilancarkan jalannya. Amin ya Robbal ‘alaminn..

Ini hanyalah beberapa scene yang ada di tanggal 10.10.10, just as the author who only gives partial script writing to the publisher who will help him publish his story, I offer a little of my life story to be documented in full later .. Soon baby soon..

So, would you be a cameraman? because the artist, director and editor are two of us are going to do it.. We still have a lot more scenes to do it..

Scriptwriter ? No, kita tidak mencari penulis naskah..karena Allah SWT yang telah menuliskan script cerita ini jauh sebelumnya kepada kami berdua, Hanya Dialah Maestro Penulis Kehidupan kami, dan kami hanya tinggal menjalankannya.. Kami percaya apapun kelanjutan dari cerita ini, nantinya adalah merupakan cerita terbaik sepanjang masa….

-to be continue-

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. dodi said, on October 12, 2010 at 3:10 pm

    bila perlu d tambahin narasi pertemuan qta…

  2. Cahya said, on October 13, 2010 at 9:53 pm

    Wah…, tampaknya BBC akan kebagian undangan nih🙂

  3. .gungws said, on November 30, 2010 at 3:59 pm

    setelah januari,saya ikhlas jdi cameramen😀 tapi bayarannya mahal!! cokelat satu kantong dan eskrim 1 box!
    hwuaahahaha….

  4. PanDe Baik » BLoGWaLKing yoook said, on January 23, 2012 at 10:04 pm

    […] Sutawijaya, Ratna erhanana, RadioGrafer putu Adi Susanta, Yanuar Kutak Kutik, MiRah Trisna ADi, Fitria PS, Dwija Satria Madangkara, Dokter Oka with Blow Jokes-nya :p, Dental 15June, Wayan Artana, Arif Bung […]

  5. olin said, on July 15, 2012 at 1:20 pm

    Fit,elo nikah ama siape?? J∂ňб∂ň J∂ňб∂ň temen SMP gue ♉ª??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: