FPS

FIKSI

Posted in Film by FITRIA PERMATA SURI on June 2, 2009

Alisha (Ladya Cherryl) never feels alive in her big cold house until she hears Bari’s (Donny Alamsyah) whistling and introduces her to love. Alisha’s pursuit of love brings her to a block of flats where she moves in next door to a room where Bari lives with his long time girlfriend Renta (Kinaryosih). The Vacuum in Alisha’s life is now filled with laughter, love, and fights she overhears from next door. She will try any way to get closer to Bari ; deception, manipulation, then murder.

This is the story about the dark side of love, of an obsession, of a dream. Fiksi_Film

Film Indonesia yang satu ini “FIKSI”, gw akan kasih semua jempol yang gw punya buat ni film, buat semua yang bikin ni film gokil..! Mouly Surya, Ladya, bang Don, Kinaryosih, Cinesurya Production.. agak sedikit kecewa kenapa “gw baru bisa nonton sekarang kalau bukan karena temen gw *ACAN yang kasih lihat ni film..kenapa gag masuk bioskop Bali ya? (haha…)., tapi memang itu semua kembali ke selera personal, gw memang bukan Sutradara (hei kamu E.S.T*), gw juga bukan produser film yg ngerti film mana yang film bagus atau bukan dari sudut pandang produser (red.sudut pandang bisnis – film yang menghasilkan duit banyak), atau artis yang ngerti seni akting, tapi gw cuma penonton yang cuma ngerti sama jiwa kepuasan gw dalam menyeleksi film mana yang sekiranya bagus buat gw review positif atau negatif.. hei tapi bukankah penilaian memang semuanya pada akhirnya kembali ke gw (alias penonton) juga? untuk urusan film drama, alur cerita – konflik, akting masing-masing pemain, soundtrack, setting, bagi gw semuanya ‘dapet’ banged!

Gw gag sabar untuk komentar😉

yg pertama tentang *Ladya Cheryl, ntah apakah karena memang dia jagonya untuk akting “desperated, frustated person, karena yang paling gw inget ya waktu dia peranin ALYA di AADC itu sama akting yang satu ini sebagai Psikopat gag jauh beda, jadi ya aktingnya kali ini di film “FIKSI” dapet ajah.

second is you *bang Don, hohohoho… akting donny itu ada banget di dunia nyata gw ! laki-laki gondrong, ‘hidup bebas’, hidup dalam mimpinya – *menulis cerita tentang realita yang ia jadikan seakan-akan FIKSI (-dengan bantuan Alisha, ending FIKSI itu bisa ditemukan sesuai dengan realitanya-). Quote : “itulah bedanya fiksi dengan realita, di fiksi ada ending, kalo realita ya life goes on” (kalau bingung, nonton filmnya deh… =)

ketiga, Renta *perempuan yang hidupnya standar, tapi dia memiliki cinta seseorang yang ingin dimiliki oleh Alisha ; si serba dia mau selalu ada, perempuan ini (Kinaryosih) hampir menemui kematiannya. Tuhan memang Maha Adil, dia memberikan segala sesuatunya rata untuk siapa saja – manusianya saja yang selalu tidak puas, dan tidak pernah merasa memiliki anugerah-Nya.

Lalu, apa iya kalau mau jadi penulis harus tinggal di RuSun ? katanya di film ini sih, supaya kita bisa mengenal karakter semua orang… haha, bisa banged bikin gw untuk memutuskan tinggal di RuSun, tapi *malahan, pernah sesekalinya gw mendatangi RuSun di Jakarta Raya ini, yang ada gw gag pernah melihat muka-muka pengisinya…unsocialized person seperti cermin ibukota ini =] justru, kata temen gw yang seniman (*darahnya darah seni, bukan merah..apalagi biru.. -warna yang aneh -) inspirasi itu datangnya di Stasiun SENEN, tempat a.k.a markas teater POROS berada, ini lebih masuk akal-lah..karena gw memang bisa liat semua karakter pedagang dari segala jenis ras ada disana, yang malam jadi banci tapi  siangnya buruh bangunan juga ada, gay people..mungkin ada, tapi gw masih *susah ‘ngebaca’ nya. hmm, sebenarnya.. dimanapun kita berada.. buka mata buka telinga dan buka pikiran, kita pasti tahu segala jenis karakter manusia, gag perlu jauh-jauh bersetting “PARIS” biar film/cerita novel itu laku, atau indahnya kincir angin dan bunga tulip di Belanda biar kesan ceritanya indah…manusia awam macam diriku ini gag bisa bayanginnya..gag terlihat riil, gag terlihat nyata ceritanya.. ‘Fiksi” cukup bilang tempat “BLOK S” tempat segala macam makanan aja ada, gw sudah bisa bayanginnya…(*dan berfikir untuk mencarimu don, memang harus ke BLOK S gw rasa! -___-!), gw sudah merasa ‘ada’ sebagai bagian dari cerita.fiksi

“Semua Kejadian selalu ada Tujuan” kata-katanya Alisha, yang buat gw menulis review singkat ini harus punya tujuannya ; ‘ya apalagi kalau bukan..gw merekomendasikan film ini..hey…lo..yang belom nonton..kemana saja lo??! *apa? sibuk ngantre -TRANSFORMERS- ? yayayaya..itu bagus juga si.. tapi lebih bagus juga kalau kita mencinta produk dalam negeri juga bukan?! to : Mouly Surya, semoga film berikutnya,..saya bisa jadi pemerannya.. hahahaha (*I wish).. maksudnya..semoga film berikutnya lebih dan lebih bercitarasa Indonesia, tapi kualitas internasional! Hidup karya anak bangsa !

 

http://fiksi.cinesurya.com/

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. Guntur said, on July 19, 2009 at 9:39 am

    saya juga udah nonton… emang jempolaaan bgt…
    jarang2 film indo kyagini


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: